Pengertian Likuifaksi "Tanah bergerak"

Pengertian Likuifaksi "Tanah bergerak"- Fenomena likuifkasi baru saja terjadi di daerah Donggala dan Palu. Setelah gempa 7,4 SR mengguncang daerah ini, fenomena likuifaksi pun muncul dan menimbulkan banyak korban jiwa. Walaupun kebanyakan korban jiwa diakibatkan oleh gempa dan tsunami namun peristiwa likuifaksi tidak bisa diremehkan juga apalagi sudah banyak beredar video di masyarakat tentang bangunan-bangunan dan pohon yang bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya. Ini lah yang dinamakan fenomena likuifaksi. lalu apa pengertian likuifaksi? Apa penyebab terjadinya likuifaksi?
likuifaksi

Pengertian Likuifaksi
Beberapa literatur menyebutkan fenomena likuifaksi sering terjadi di Indonesia dan negara lain yang merupakan daerah rawan gempa bumi. Namun sejauh ini fenomena likuifaksi yang jelas terlihat adalah likuifaksi Donggala dan Palu. 

Likuifaksi atau liquifaction adalah fenomena yang terjadi ketika tanah yang jenu atau agak jenuh kehilangan kekuaran dan kekakuan akibat adanya tegangan seperti getaran gempa bumi atau perubahan ketegangan lain secara mendadak sehingga tanah yang padat berubah wujud menjadi cairan atau air berat. 
Likuifaksi biasa terjadi pada tanah berpasir. Tanah berpasir harus jenuh air dan mudah terendam air. Ketika tanah tersebut mengalami guncangan atau getaran gempa bumi maka air di dalam tanah tersebut memiliki tekanan yang berlebih dan mendorong kesana kemari sehingga mendorong partikel pasir atau tanah yang tidak lengket. Akibat dari likuifaksi ini sangat mengerikan yaitu terjadi pergerakan tanah yang sudah berubah jadi cair. Bayangkan saja jika diatasnya ada bangunan ratusan rumah dan gedung, tiba-tiba tanah berubah jadi cair. Tentu saja bangunan tersebut akan ambles atau pun bergerak ke arah yang tidak tentu. 

Penyebab Likuifaksi
Likuifaksi sering terjadi ketika gempa yang kuat. Mengingat Indonesia dilewati cincin api pasifik, kemungkinan terjadi gempa dan likuifaksi sangat besar. Penyebab terjadinya likuifaksi adalah tanah pasir yang longgar dan jenuh mempunyai tekanan air dalam pori-pori cukup besar untuk membawa semua beban, tekanan itu akan berefek membawa partikel- partikel menjauh dan menghasilkan suatu kondisi yang secara praktis seperti pasir hisap. 

Fenomena Likuifaksi yang terjadi di Palu pada gempa 28 september 2018 terjadi karena sebagian besar tanah disana adalah tanah berpasir dan berada pada daerah sesar Palu- Koro. Sesar palu-koro adalah patahan yang membelah sulawesi menjadi dua, dimulai dari batas perairan laut sulawesi dengan selat Makassar hingga ke Teluk Bone. Sesar ini sangat aktif hingga pergerakannya mencapai 35 s/d 55 mm per tahun. Gempa bumi dan Tsunami pada daerah ini disebabkan adanya aktivitas sesar Palu-Koro. 

Antisipasi Likuifaksi
Gempa bumi tidak bisa diprediksi dengan akurat. Bahkan belum ada teknologi yang mampu memprediksi akan terjadinya gempa bumi. Sehingga salah satu tindakan dan solusi apabila terjadi gempa bumi adalah mitigasi pengurangan resiko bencana terhadap korban jiwa. Baca selengkapnya di Tindakan yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi.

Solusi penanganan fenomena likuifaksi yang sering terjadi di Indonesia adalah dengan membuat Pemetaan rawan bencana secara detail dan menyeluruh khususnya daerah rawan gempa dan likuifaksi. Pemetaan tersebut dijadikan acuan untuk tata ruang pembangunan di setiap daerah. Sehingga pada saat akan melakukan pembangunan gedung akan lebih berhati-hati. Bangunan yang diperbolehkan di daerah rawan gempa dan likuifaksi harus memenuhi kaidah-kaidah aturan rawan gempa bumi. 

0 Response to "Pengertian Likuifaksi "Tanah bergerak""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

youtube

Iklan Bawah Artikel