Metode Pelaksanaan Pekerjaan Terowongan di Indonesia

Metode Pelaksanaan Pekerjaan Terowongan di Indonesia- Terowongan merupakan konstruksi bawah tanah yang menghubung satu tempat ke tempat lain. Biasanya pembangunan konstruksi terowongan dilakukan karena pelaksanaan lebih cepat dan biaya lebih efisien dibanding dengan metode lainya. Konstruki terowongan biasa digunakan pada jalan tol, jalur kereta api, saluran irigasi, saluran pengelak pada bendungan, dan sebagainya. 

Metode pelaksanaan pekerjaan terowongan memang sering diterapkan di Indonesia khususnya pada pekerjaan pengelak Bendungan karena kontur tanah yang sangat curam dan tinggi. Walaupun metode terowongan ini lebih efisien, metode pelaksanaan harus benar- benar terukur dan terencana dengan baik karena kesalahan metode bisa menimbulkan kerugian yang besar.

Saat ini teknologi- teknologi untuk pembuatan konstruksi terowongan sudah banyak diterapkan di Indonesia. Salah satu contohnya adalah saat proses pembangunan jalur MRT di Jakarta. Pada saat pembuatan terowongan, alat yang digunakan adalah TBM (Tunnel Boring Machine). 

Berikut ini beberapa metode pelaksanaan pekerjaan terowongan yang ada di Indonesia 

1. Tunnel Boring Machine (TBM) 
TBM adalah mesin bor terowongan yang digunakan untuk menggali terowongan dengan alat besar berbentuk penampang bundar. Pada mesin TBM terdapat penampang yang akan berputar dan menggerus tanah sehingga menghasilkan sebuah terowongan. Contoh penggunaan TBM di Indonesia terdapat pada proyek MRT Jakarta.

Beberapa kelebihan menggunakan alat TBM ini adalah proses pengeboran relatif lebih cepat dan rapi untuk dinding- dinding terowongannya. Selain itu penggunaan alat ini juga sangat cocok di daerah perkotaan. Sedangkan kekurangannya adalah biasanya hanya digunakan pada proyek- proyek besar karena biaya di muka sangat besar. Selain itu juga persiapannya membutuhkan waktu yang cukup lama.

Metode terowongan ini sangat cocok untuk proyek yang mempunyai penampang terowongan besar dan panjang karena lebih efisien dan penyelesaian lebih cepat.

Metode Pelaksanaan Terowongan
Proses pengeboran
Metode Pelaksanaan Terowongan
TBM

2. New Austrian Tunneling Method (NATM)
Metode terowongan NATM paling banyak digunakan di Indonesia. Untuk penampang terowongan yang tidak terlalu besar sangat dianjurkan menggunakan metode ini seperti proyek saluran irigasi, pengelak pada bendungan dan sebagainya. 

Metode terowongan NATM menggunakan sistem penggalian secara bertahap. Setiap tahap penggalian diberi perkuatan berupa Beton Shotcrete dan diberi rangka baja setiap jarak tertentu sebagai penyangga.

Proses penggalian dimulai dari blasting atau peledakan apabila tanahnya adalah batu. Setelah itu dilakukan pengambilan material menggunakan excavator dan diangkut dengan truck.
Metode terowongan
Blasting


3. Pipe Jacking System (Micro Tunneling)
Metode pekerjaan terowongan dengan menggunakan sistem Jacking biasanya digunakan pada tipe terowongan yang tidak terlalu besar. Metode ini digunakan pada lokasi- lokasi di bawah jalan raya, jalur kereta api yang aktivitasnya tidak bisa diganggu.

Sistem kerja metode Pipe Jacking adalah mendorong beton pracetak ke dalam tanah. Alat ini juga mempunyai cairan untuk menyeimbangkan tekanan tanah saat proses berlangsung.

Salah satu keuntungan menggunakan metode ini adalah jalan di atasnya tidak terganggu dan beraktivitas seperti biasa. 
Metode terowongan
Pipe Jacking

4. Cut and Cover System
Metode pekerjaan terowongan ini disebut juga open cut karena harus digali dari permukaan tanah terlebih dahulu hingga mencapai level dasar. Pengerjaannya seperti membuat saluran terbuka. Setelah dilakukan pemasangan beton precast maupun cast in situ, kemudian ditimbun lagi menggunakan tanah.

Penggunaan metode ini dilakukan apabila lokasi terowongan berada dekat dengan permukaan tanah. Tentu ada pertimbangan- pertimbangan khusus mengenai biaya dan teknis. 
Metode terowongan
Cut and cover system


5. Immersed Tunnel System
Metode pekerjaan terowongan ini dilakukan apabila lokasinya ada didasar laut. Prinsip pekerjaannya adalah beton precast berupa box culvert ditutup dengan dop kemudian dibawa ke laut dengan cara diapungkan. Dasar laut sudah digali dan disiapkan untuk lokasi beton precast terlebih dahulu. Setelah itu ditenggelamkan ke dasar laut. 

Metode pelaksanaan terowongan
Pengangkutan 
Metode pelaksanaan terowongan
Proses penenggalaman
Sudah diposisi











0 Response to "Metode Pelaksanaan Pekerjaan Terowongan di Indonesia"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

youtube

Iklan Bawah Artikel